Ngomong-ngomong, itu judul terinspirasi dari salah satu remot (dalam artian remot disampingku ada 4, ambil 1 ajalah yang warna item) silahkan bilang nggak waras 5 menit kemudian.
Hari ini aku terkaget-kaget terheran-heran ternganga-nganga setelah sekian lama aku menjalani hidupku tanpa blogger. Ngaku ya, tanpa blogger aku jadi orang yang lurus tanpa pengalaman. Secara, setiap aku ngeblogg pasti ada pengalaman yang berkesan <- nggak mesti sih.
Pagi tadi, aku udah nyerempet orang. Adooooh, mukaku hilang dan rata sejenak. Mengeluh dalam hati, memikirkan hal-hal yang membuat hari ini semakin kacau. Sekali bilang kacau, ya beneran kacau. Janji deh, lain kali nggak akan aku bilang hari itu adalah hari yang sial atau blablabla itu. Camkan ya, kalo aku bilang sial atau apalah, pukul mulutku! (mukul mulut sendiri)
Motivatorku nggak masuk hari ini, si mahkamah juga nggak dateng. Pasti nggak kenal mahkamah kan? Iyadong, dia orang baru. Kenalin. Haha. Berawal dari pengukuhan, salah satu peristiwa yang tidak akan pernah aku lupukan seumur hidup, NEMBAK KAKAK KELAS DI SUNGAI BABARSARI soal cerita, gampanglah itu.
Jadi, intinya, hari ini aku 5L. Biasanya tuh ya, aku hiperaktif. Coba deh tanya temen sebangkuku. Pasti dia juga nggak bisa jawab. Soalnya aku memang nggak bisa ditebak, alias aneh bin ajaib. Hari ini bisa dibilang, hari yang beruntung. Moga aja orang yang tak serempet tadi pagi doain aku yang baik-baik makannya aku bisa beruntung gini. Tadi, habis aku bilang "huh! hari ini sial!" aku langsung pukul mulutku dan bilang "bukan! hari ini adalah hari beruntung!" sial ku ilang. NGGAK PERCAYA? BUKTIKAN!
Kalo nggak beruntung, ya urusanmu. Haha. Beruntungnya, aku pas mau ngapus papan tulis, udah di hapus sama temenku. Trus PR Matematika nggak jadi di kumpulin. Trus pas mau maju baca geguritan, aku yang terakhir. Jadi, legaaaaa. Gitu aja ya. Gara-gara aku nulis PR Matematika, aku inget harus dikumpul besok pagi. Bye!
Pagi tadi, aku udah nyerempet orang. Adooooh, mukaku hilang dan rata sejenak. Mengeluh dalam hati, memikirkan hal-hal yang membuat hari ini semakin kacau. Sekali bilang kacau, ya beneran kacau. Janji deh, lain kali nggak akan aku bilang hari itu adalah hari yang sial atau blablabla itu. Camkan ya, kalo aku bilang sial atau apalah, pukul mulutku! (mukul mulut sendiri)
Motivatorku nggak masuk hari ini, si mahkamah juga nggak dateng. Pasti nggak kenal mahkamah kan? Iyadong, dia orang baru. Kenalin. Haha. Berawal dari pengukuhan, salah satu peristiwa yang tidak akan pernah aku lupukan seumur hidup, NEMBAK KAKAK KELAS DI SUNGAI BABARSARI soal cerita, gampanglah itu.
Jadi, intinya, hari ini aku 5L. Biasanya tuh ya, aku hiperaktif. Coba deh tanya temen sebangkuku. Pasti dia juga nggak bisa jawab. Soalnya aku memang nggak bisa ditebak, alias aneh bin ajaib. Hari ini bisa dibilang, hari yang beruntung. Moga aja orang yang tak serempet tadi pagi doain aku yang baik-baik makannya aku bisa beruntung gini. Tadi, habis aku bilang "huh! hari ini sial!" aku langsung pukul mulutku dan bilang "bukan! hari ini adalah hari beruntung!" sial ku ilang. NGGAK PERCAYA? BUKTIKAN!
Kalo nggak beruntung, ya urusanmu. Haha. Beruntungnya, aku pas mau ngapus papan tulis, udah di hapus sama temenku. Trus PR Matematika nggak jadi di kumpulin. Trus pas mau maju baca geguritan, aku yang terakhir. Jadi, legaaaaa. Gitu aja ya. Gara-gara aku nulis PR Matematika, aku inget harus dikumpul besok pagi. Bye!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar