Yap! Hari ini hari Kamis. Apapun itu tetep aja hari Kamis. Sungguh tidak ada yang menarik. Yang ada malah mengecewakan.
Hari ini aku cuma mau bahas tentang tonti ya.. Tadi pas jam ke 6 dan 7 yang pra tonti di suruh kumpul di ruang workshop. Tadinya aku punya firasat buruk. Bener deh! Pas pertamanya aja udah masuk lewat garasi yang pintunya ditutup sisanya separo nggak ada. Gelap oy. Dikira kayak apa aja.
Habis itu, latian baris lah kayak biasanya. Trus kok lama-kelamaan pintunya ditutup semua. TANPA ADA LUBANG UDARA. Mbok sumpah! Kipas anginnya aja di matiin. Ya harap maklum. Tapi lama-kelamaan aku udah mulai nggak kuat napas. Tapi aku tahan. Trus, kok disuruh merem? habis itu, aku sih punya rasa nggak enak. Lak tenan. Ditanyain lagi "Dek, siapa yang nggak minat balik kanan keluar barisan" Hmmm -_-
Karena aku sangat minat, kan disuruh angkat tangan tuh ya, sampe 5 MENIT-AN og piye? SUEEEER DAH! Tanganku mau copot. Untungnya belom. Alhamdulillah. "Dek, jangan kriyip-kriyip dek. Nggak ada uang yang jatuh!" Iya mbak, iya.. Aku merem terus sampe hampir 30 menitan. Hoahhh nggak tahaaaaan. Trus, habis itu dieeeeem terus. Sambil dikipasin sama mbak-mbaknya. "Dek, bilang terimakasih dek!" Makasih mbak... KERINGATNYA BOOOOK ngucuuur terus. Sauna-_-. Akhirnya boleh melek dan...
45 menit berlalu, bel istirahat bunyi,, akhirnya balik ke kelas juga. Setelah sekian lama tidak menghirup udara bebas. Haha. Pas di kelas cuma bersantai aja. Habis itu masih ada sisa waktu 20 menit. Aku habisin makanku dengan lahap. LAHAP sekali. Saking tenaganya udah dikuras. Sadaaaap.
Pas habis KIR kan pada kumpul lagi tuh yang pra tonti, nah udah enak di lapangan, karena hujan dipindah ke IPA 1. Disana sih, cuma sharing-sharing aja. Habis itu nyatet pengumuman buat pengukuhan tonti besok minggu. TERUS, kan dibawa ke ruang workshop lagi tuh ya, kata mbaknya "Tenang dek.. Nggak ada apa-apa kok. Santai aja." SANTAI APANYA??
Pas diruang workshop lagi-lagi pintunya ditutup. Pertamanya sih nggak kenapa-kenapa. Sama kayak pas tadi siang. BUT? When the senior came in, what happened? This!
Pas masuk, seniornya nyalain kipas angin. SEMUANYA. Semua lampu di matiin, dan apa sodara-sodara. SENIORNYA MARAH-MARAH. DAN INILAH PERTUNJUKANNYA:
Hari ini aku cuma mau bahas tentang tonti ya.. Tadi pas jam ke 6 dan 7 yang pra tonti di suruh kumpul di ruang workshop. Tadinya aku punya firasat buruk. Bener deh! Pas pertamanya aja udah masuk lewat garasi yang pintunya ditutup sisanya separo nggak ada. Gelap oy. Dikira kayak apa aja.
Habis itu, latian baris lah kayak biasanya. Trus kok lama-kelamaan pintunya ditutup semua. TANPA ADA LUBANG UDARA. Mbok sumpah! Kipas anginnya aja di matiin. Ya harap maklum. Tapi lama-kelamaan aku udah mulai nggak kuat napas. Tapi aku tahan. Trus, kok disuruh merem? habis itu, aku sih punya rasa nggak enak. Lak tenan. Ditanyain lagi "Dek, siapa yang nggak minat balik kanan keluar barisan" Hmmm -_-
Karena aku sangat minat, kan disuruh angkat tangan tuh ya, sampe 5 MENIT-AN og piye? SUEEEER DAH! Tanganku mau copot. Untungnya belom. Alhamdulillah. "Dek, jangan kriyip-kriyip dek. Nggak ada uang yang jatuh!" Iya mbak, iya.. Aku merem terus sampe hampir 30 menitan. Hoahhh nggak tahaaaaan. Trus, habis itu dieeeeem terus. Sambil dikipasin sama mbak-mbaknya. "Dek, bilang terimakasih dek!" Makasih mbak... KERINGATNYA BOOOOK ngucuuur terus. Sauna-_-. Akhirnya boleh melek dan...
45 menit berlalu, bel istirahat bunyi,, akhirnya balik ke kelas juga. Setelah sekian lama tidak menghirup udara bebas. Haha. Pas di kelas cuma bersantai aja. Habis itu masih ada sisa waktu 20 menit. Aku habisin makanku dengan lahap. LAHAP sekali. Saking tenaganya udah dikuras. Sadaaaap.
Pas habis KIR kan pada kumpul lagi tuh yang pra tonti, nah udah enak di lapangan, karena hujan dipindah ke IPA 1. Disana sih, cuma sharing-sharing aja. Habis itu nyatet pengumuman buat pengukuhan tonti besok minggu. TERUS, kan dibawa ke ruang workshop lagi tuh ya, kata mbaknya "Tenang dek.. Nggak ada apa-apa kok. Santai aja." SANTAI APANYA??
Pas diruang workshop lagi-lagi pintunya ditutup. Pertamanya sih nggak kenapa-kenapa. Sama kayak pas tadi siang. BUT? When the senior came in, what happened? This!
Pas masuk, seniornya nyalain kipas angin. SEMUANYA. Semua lampu di matiin, dan apa sodara-sodara. SENIORNYA MARAH-MARAH. DAN INILAH PERTUNJUKANNYA:
"HEH ANAK KELAS XI, APA JANJI KALIAN UNTUK ANAK KELAS X? MANA BUKTINYA?"
nggak ada yang jawab
"NGGAK ADA YANG JAWAB? Ckckck.. PANTESAN ADEK KELASNYA NIRU KALIAN. SAMA-SAMA NGGAK BISA NGOMONG!" mak jleb..
masih hening.
"JAWAB DEK!"
masih hening.
tiba-tiba ada yang nyaut "Ada dalam proposal kak"
"MANA PROPOSALNYA? SINI. BAWA SINI!"
diambil...
"APA INI? NIAT NGGAK E BUAT PROPOSAL. BELOM DIJILID GINI. UDAH LECEK, MENDING BUAT BUNGKUS NASI WAEE!" mak jleb-jleb.
sambil di kucel-kucel kertasnya..
"PROPOSAL KOK NGGAK NIAT! UDAH SIAP BELOM E KALIAN TU!"
sambil nggelengin kepala.
ada suara gebrakan meja, kaki, besi, as opowaelah
"JAWAAAAAAB!!!"
hening....
"SINI PERWAKILAN KELAS X, COWOK 1 CEWEK 1"
temenku Irma, sama Kevin anak XA
"LIAT ITU KAKAK KELASMU! NGGAK NIAT! KALIAN UDAH SIAP PENGUKUHAN BELOM? JAWAAAB!"
"Sudah kak."
"KALIAN UDAH MERASA SEMPURNA PO?"
"Belum kak.."
ngambil kertas proposal,
"NIH, APANIH PROPOSAL KAYAK GINI? BELOM DIJILID, LECEK, KOYO BUNGKUS NASI! RA NIAT! OPO WI? BUBAR AE PO TONTINE?"
"RA ONO GUNANE PROPOSAL KOYO NGENE DISIMPEN, MENDING TAK BAKAR."
ambil korek api..
DIBAKAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAR!!!
aku menahan tangis (weseh)
Temenku, Irma, mbela.. Intinya, bukan anak kelas XI yang salah, tapi semua anak kelas X yang salah. Yang enggak niat..
n
-SMA (khususnya tonti) sangat menegangkan. Tapi banyak pengalaman-
nggak ada yang jawab
"NGGAK ADA YANG JAWAB? Ckckck.. PANTESAN ADEK KELASNYA NIRU KALIAN. SAMA-SAMA NGGAK BISA NGOMONG!" mak jleb..
masih hening.
"JAWAB DEK!"
masih hening.
tiba-tiba ada yang nyaut "Ada dalam proposal kak"
"MANA PROPOSALNYA? SINI. BAWA SINI!"
diambil...
"APA INI? NIAT NGGAK E BUAT PROPOSAL. BELOM DIJILID GINI. UDAH LECEK, MENDING BUAT BUNGKUS NASI WAEE!" mak jleb-jleb.
sambil di kucel-kucel kertasnya..
"PROPOSAL KOK NGGAK NIAT! UDAH SIAP BELOM E KALIAN TU!"
sambil nggelengin kepala.
ada suara gebrakan meja, kaki, besi, as opowaelah
"JAWAAAAAAB!!!"
hening....
"SINI PERWAKILAN KELAS X, COWOK 1 CEWEK 1"
temenku Irma, sama Kevin anak XA
"LIAT ITU KAKAK KELASMU! NGGAK NIAT! KALIAN UDAH SIAP PENGUKUHAN BELOM? JAWAAAB!"
"Sudah kak."
"KALIAN UDAH MERASA SEMPURNA PO?"
"Belum kak.."
ngambil kertas proposal,
"NIH, APANIH PROPOSAL KAYAK GINI? BELOM DIJILID, LECEK, KOYO BUNGKUS NASI! RA NIAT! OPO WI? BUBAR AE PO TONTINE?"
"RA ONO GUNANE PROPOSAL KOYO NGENE DISIMPEN, MENDING TAK BAKAR."
ambil korek api..
DIBAKAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAR!!!
aku menahan tangis (weseh)
Temenku, Irma, mbela.. Intinya, bukan anak kelas XI yang salah, tapi semua anak kelas X yang salah. Yang enggak niat..
n
Akhirnya, waktu yang penuh dengan ketegangan dan penuh suara isak tangispun berhenti. Dengan penuh kekecewaan. Kakak kelas XI udah susah-susah nyusun proposal, sampe lembur, sampe nggak ikut pelajaran, susah minta tanda tangan senior, akhir-akhirnya dibakar. DIMANA HATINYA mas, mbak, senior? Pas udah di bubarin, kakak kelas XI malah maki-maki anak kelas X og piye? Udah di bela juga?! WTH
-SMA (khususnya tonti) sangat menegangkan. Tapi banyak pengalaman-

Tidak ada komentar:
Posting Komentar