Blog Archive

Rabu, 10 November 2010

Gunung Merapi

Sedikit puisi yang bisa aku buat dari hati yang paling dalam. Walaupun nggak ngena dan dalem. Lagipula ini puisi disuruh buat sama guru bahasa Indonesia saya, yang hampir bikin gondok setiap masuk kelas. Apalagi dengan peraturan super nge-boom! BANG! Snap snap! Huh, pasti sekolah lain jealous deeeh -____- haha. This is it:

Suara ledakan hebatmu membuatku gelisah
Kau mengeluarkan lahar yang sangat panas
Batu besarpun berjatuhan satu demi satu
Membuat suasana semakin mencekam

[...]

Indah yang kurasakan, telah lenyap seketika
Hirupan udara segar kini berubah menjadi debu
Hujanku kini telah menjadi abu
Pohon-pohonpun tumbang dan mati

Tuhan, apa dosa kami?
Sehingga Engkau turunkan musibah ini?
Ampunilah dosa kami..
Kembalikan alam yang gersang ini seperti dahulu kala..
Jadikanlah alam ini berguna bagi nusa dan bangsa

Gimana-gimana? Aneh? Jelek? Nggak pantes? Super nggak jelas? Or whatelse? Critic me :DD

Tidak ada komentar: