mungkin awal aku menjadi temannya, kukira dia bukan tipe orang yang segampang itu bisa menjauh dari sahabatnya, tapi ternyata apa? semua itu kebalikannya... aku kira dulu aku orang yang paling beruntung se dunia karena memiliki teman sepertinya, tapi... semua itu berakhir sudah..
sebenarnya aku senang melihat dia senang, tapi kelakuannya sudah berubah dan menjadi tidak keruan, kurasa itu sudah berlebihan.. dan menjadi keterlaluan. tiap hari aku melihatnya di sekolah, seakan aku bukan lagi sahabatnya, mungkin dia tahu bahwa aku sedang melihatnya, tapi mukannya langsung berpaling ke teman lainnya...
yang membuatku tersentak, ketika aku memanggil namanya dia merasa bahwa tidak ada yang memanggilnya. yah, seakan aku hanya bayangan dan angin yang segampang itu bisa hilang dan cepat pergi..
mungkin dia memang benar-benar sudah melupakanku, itu bagian yang paling membuatku terus berprasangka buruk, seakan dia menganggapku hanya sampah yang tidak berarti sama sekali dan harus di musnahkan dari bumi dan langit...
sebisa mungkin aku berusaha membuat dia mejadi sahabatku lagi, tapi apa daya? semua itu hanya sia-sia dan tidak berguna...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar